jawaban interview kerja untuk pemula Subang

Jika kamu sudah sampai tahap jawaban interview kerja untuk pemula Subang , selamat! Berarti anda selangkah lebih maju Saya harap anda telah mengikuti mengikuti contoh resume, yang bisa membuat sang pemberi kerja mencari anda. Atau dengan kata lain anda adalah orang yang cocok mengisi lowongan pekerjaan di kantor tersebut.
Sebaliknya, kalau anda sudah mendapat panggilan wawancara berarti anda sudah mendapat kesempatan yang lebih besar untuk mengisi jabatan yang anda incar ini.
jawaban interview kerja untuk pemula Subang
Kami ikut senang mendengarnya.
Tahan.. jangan senang dulu, sebab akan ada psikotes dan tes kesehatan yang mesti kamu lewati juga lho. kamu bisa kasih kontribusi buat perusahaan.  Calon Bos akan memvalidasi kamu secara personal berdasarkan berkas yang kamu sertakan bersama resume.
Di saat hari interview itu tiba, saya yakin kalian pasti punya perasaan gabut. Apalagi buat orang – orang yang introvert, pemalu, demam panggung atau yang suka lari dari kenyataan(Eh).. Lebih – lebih saat Si Calon Bos mulai mengintimidasi dengan pertanyaan – pertanyaan yang menjebak layaknya penyidik. Sekali lagi, tenang saja.. Kami coba bantu dengan tips dan trik supaya kamu lulus wawancara kerja nanti.

Trik Gagal Interview Kerja

jawaban interview kerja untuk pemula Subang

  1. Siap sebelum jam wawancara. Menghindari terlambat adalah sebuah bentuk profesionalisme. Kamu juga punya kesempatan untuk mulai beradaptasi dengan ruang lingkup perusahaan bahkan sejak belum bekerja. Tapi yang terpenting kamu perlu menyempatkan diri untuk merapikan penampilan kamu.
  2. Grooming. Sudah saya singgung di point 1, makanya datang jangan telat jadi kamu bisa menyempatkan grooming sedikit. Ingat kalimat “kesan pertama begitu menggoda – selanjutnya terserah anda!” Itu berlaku juga lho saat interview. Ini penting..
  3. Percaya diri. Apapun situasi atau kondisinya, percaya diri harusnya sudah menjadi bawaan diri kamu sebagai bekal sukses, tanya deh sama orang sukses. Minder, gugup dan gagap adalah sikap yang buruk yang menahan kamu untuk berkembang. Tanya lagi sama motivator kalo gak percaya.
  4. Persiapkan alat tulis. Jangan abaikan ini. Persiapkan walau hanya pulpen dan selembar kertas putih polos. Pengisian formulir atau daftar hadir tanpa meminjam pulpen orang lain, membuat anda terlihat lebih berpengalaman.
  5. Latihan bicara dan mempersiapkan jawaban. Pada hal yang kondisional, adakalanya seorang yang ekstrovert pun bisa mendadak gelagepan seperti orang mau tenggelam saat berenang waktu di wawancara. Paling mudah adalah memperkenalkan diri didepan cermin sebagai latihan.
  6. Salam, senyum dan sapa rekruter sebelum kamu duduk dan memulai tanya – jawab.
Dari 6 poin diatas, semuanya adalah penting. Namun 5 poinnya adalah pendukung dan hanya satu kuncinya yang ada di poin 5 Bicara didepan cermin adalah sebuah bentuk afirmasi yang merangsang pikiran bawah sadar dan mentrigger pikiran sadar untuk bertindak sesuai keinginan kita. Ngomong – ngomong udah tahu kan seberapa kuat pikiran bawah sadar mempengaruhi tindak – tanduk kita selama kita sadar?! Kalau belum tahu nanti kita bahas pada kesempatan yang lain.
Kenapa perlu latihan perkenalan diri untuk jawaban interview kerja untuk pemula Subang ? Bukan bernyanyi atau membaca teks di depan cermin. Oke, simpel jawabannya. Karena eventnya interview kerja bukan audisi ataupun khutbah! hehe.. . Pastinya karena ini ada hubungannya dengan… :

10 Pertanyaan yang umum disampaikan saat wawancara kerja

1.Ceritakan tentang diri kamu 

Tips: Jawablah mulai dari menyebutkan nama lengkap dan panggilan – usia – tahun lulus/titel akademis – domisili. Gunakan bahasa kamu sendiri supaya lebih familiar—sudah saya singgung diatas.
Hindari:
  • Menyebutkan tanggal lahir. Dan menuntut rekruter menghitung umur kamu
  • Menyebutkan nama sekolah/kampus. Perusahaan tidak peduli kamu lulusan mana. Mereka lebih tertarik memperhitungkan prestasi akademis dan atau pengalaman yang kamu punya.
  • Menyebutkan alamat lengkap. Pewawancara bukan driver ojol yang hafal letak gang dan lokasinya. Sebutkan saja nama daerah atau wilayah itu sudah cukup.
  • Menyebutkan sifat baik, jujur, pekerja keras, rajin menabung dan tidak sombong, de-el-el. Walaupun ini terdengar bagus dan bisa membuat rekruter berdecak kagum, ini justru bisa menjadi bumerang buat kamu. Bagaimana rekruter bisa percaya dan apa buktinya sedangkan kalian baru saja kenal dan bertemu?!
  • Menyebutkan nasab keturunan keluarga kamu. Ini gak penting.

2.Apa kegiatan kamu sebelum melamar disini?

Tips: kalo kamu baru aja lulus atau belum punya pengalaman kerja. Coba deh, kamu ceritainnya mulai dari bangun tidur jam berapa, kegiatan positif kamu apa (boleh sebutin aktifitas berorganisasi, hobi, kursus, pelatihan dan sebagainya) sebutin juga kalau kamu juga masih mencari kerja.
Hindari: Jangan polos bilang kalo kamu lagi nganggur atau bilang cuma tidur – tiduran aja.

3.Alasan ingin bergabung di perusahaan ini?

Tips: Kalau merasa cocok dengan posisi yang kamu lamar, kamu harus bisa sesuaikan dengan kejuruan atau keahlian atau keterampilan kamu
.
Hindari: Jangan sebut kalo kamu cuma sedang cari pengalaman atau kamu sekedar cari uang – kecuali untuk posisi Marketing berpengalaman.

4.Apa yang anda ketahui tentang industri ini?

Tips: Sebelum melamar kerja, baiknya memang kamu punya inisiatif mencari tahu tentang ini. Tidak perlu secara detil sampai dengan total jumlah karyawan atau harga per lembar sahamnya atau gross margin pada neraca keuangannya. Cukup secara garis besar saja seperti produk/jasanya, skala perusahaan, atau pangsa pasarnya. Rekruter memang tidak secara langsung akan kagum dengan pengetahuan kamu disini. Tapi pasti ini bakal menambah nama kamu menjadi calon kuat kandidat pilihannya. Pertimbangannya jelas, jawaban kamu berarti perhatian kamu dan pengetahuan kamu terhadap perusahaan nanti.
Hindari: Jangan terlalu lugu dengan memberikan jawaban “tidak tahu”.

5.Apa kelemahan kamu?

Tips: Sebutkan terlebih dahulu apa kelebihan kamu. Sudah saya singgung diatas bahwa kamu harus menyesuaikan keahlian kamu dengan pekerjaan yang kamu lamar. Tetap dengan acuan, jangan berlebihan!
Hindari: Menjawab dengan vulgar satu saja kekurangan kamu bisa memberikan kamu nilai yang kurang. Berikan juga harapan bahwa kamu juga sedang mengatasi kelemahan kamu itu. Juga jawaban gak mutu dengan mengatakan “Saya gak punya kelebihan”. Auto blaclist dari calon kandidat.

6.Sekian tahun kedepan ingin jadi seperti apa?

Tips: Kalau kamu tahu jenjang karir di perusahaan itu. Kamu boleh menyebutkan target jabatan kamu dalam jangka waktu yang masuk akal. Ini menunjukkan bahwa kamu punya target dalam bekerja dan punya ambisi untuk mengejar target.
Hindari: Jangan pernah menunjukkan bahwa pekerjaan ini hanyalah sebuah batu loncatan kamu untuk mencari pengalaman.

7.Mengapa berhenti dari perusahaan yang lama?

Tips: Boleh jujur kalau kamu bilang kena phk, selesai masa kontrak atau hal lain yang masih berhubungan dengan prosedur perusahaan.
Hindari: Jangan pernah menjelek-jelekkan perusahaan yang sebelumnya. Sekalipun kamu menjadi korban dari ketidakadilan perusahaan lama kamu. Seburuk-buruknya manajemen perusahaan, disitu tempat kamu cari nafkah kan?!

8.Berapa gaji yang kamu minta?

Tidak semua perusahaan akan menanyakan ini. Beberapa perusahaan justru menyebutkan nilai gaji pada saat interview ini.
Tips: Jika kamu punya pengalaman yang cukup, boleh kok kamu negosiasi dengan nilai yang kamu minta dengan catatan selisihnya masih masuk akal.
Hindari: Jangan overpricing menghargai diri kamu, sesuaikan lagi dengan standar perusahaan. Tiap perusahaan pasti punya standar untuk membayar karyawannya.

9.Ikan apa yang bisa melahirkan???

Jangan heran jika ada pertanyaan yang tidak ada hubungannya dengan pekerjaan atau perusahaan. Sang rekruter justru ingin melihat respon dan spontanitas kamu dalam menyikapi hal-hal yang tidak terduga. Tetaplah fokus!
Tips: Boleh langsung jawab pertanyaan aneh itu. Atau, kamu juga boleh menanyakan ulang pertanyaan aneh itu kalau kamu memang merasa belum jelas.
Hindari: Tertawa, nyinyir, cengengesan, manyun dan bengong adalah sikap yang harus dihindari untuk merespon pertanyaan ini.

10.Apakah ada pertanyan?

Tips: Silahkan pertanyakan apapun yang kamu ingin tanyakan mengenai pekerjaan ini. Bonus, tunjangan, jenjang karir, status pekerja, apapun yang masih ada hubungannya.
Hindari: Jangan memberikan pertanyaan yang terlalu rinci seolah-olah kamu sudah menjadi bagian dari perusahaan itu ya. Atau pertanyaan yang membuat seorang rekruter justru merasa terinterogasi.
Dari 10 pertanyaan diatas kesemuanya bukanlah hal yang baku. Hanya saja pertanyaannya akan sedikit mirip. Ingat, walaupun serupa tapi tetap tak sama. Karena mewawancarai itu sifatnya menggali informasi calon kandidat, bukan kuisioner yang jawabannya sesuai frasa.
Yang perlu jadi perhatian, kunci dari lolosnya peserta seleksi pada saat interview kerja ada 3 hal:

Kunci Lolos Interview

Pertama, kamu memiliki niat kerja. Seberapapun nilai akademis kamu kalau terkesan di mata rekruter kamu hanya butuh batu loncatan di perusahaan yang kamu lamar. Dijamin nama kamu akan dicoret dari daftar kandidat.
Kedua, kamu memiliki kompetensi. Perusahaan butuh sumber daya manusia yang memiliki kompetensi untuk dijadikan sebuah aset. Dalam perusahaan semakin bernilai aset berarti semakin besar pula nilai perusahannya.
Ketiga, kamu memiliki karakter. Karyawan yang baik bagi perusahaan dipercaya bisa mengembangkan perusahaan dengan sangat cepat. Ini adalah rumus dasar kesuksesan bagi setiap orang. Silahkan tanya orang yang sudah sukses biar yakin.
Akhirul kalam, persiapkan diri secara fisik dan mental. Agar saat hari – H kamu lebih tenang dan menguasai keadaan. Jangan lupa berdoa juga sebagai sikap spiritual kalau kamu hanyalah seorang manusia yang hanya berharap kepada Tuhan Yang Maha Mengatur. Semoga tulisan bermanfaat, doa saya untuk kamu yang akan menghadapi interview kerja dan yang sudah membaca artikel ini.
Spread the love

Cari Lowongan

Wann Written by:

Hai, Saya Wann Kurnia. Kontributor untuk duniakerja.org Butuh bantuan menulis surat lamaran kerja, resume, CV, cover letter bisa hubungi saya via kontak di situs ini atau email ke support@duniakerja.org

Be First to Comment

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *